IEA Peringatkan Kerusakan Aset Energi di Timur Tengah Picu Krisis Global

- Senin, 23 Maret 2026 | 12:30 WIB
IEA Peringatkan Kerusakan Aset Energi di Timur Tengah Picu Krisis Global

Sebenarnya, langkah antisipasi sudah diambil. IEA, yang bermarkas di Paris, tak tinggal diam. Awal Maret lalu, mereka melepas sekitar 400 juta barel minyak dari cadangan strategisnya. Tujuannya jelas: meredam gejolak harga dan menenangkan pasar yang sedang panik.

Tak cuma itu, lembaga itu juga mengusulkan agar negara-negara importir mulai menekan permintaan energinya. Dan Birol memberi sinyal: jika gangguan pasokan makin menjadi dalam beberapa pekan ke depan, pelepasan cadangan tambahan masih sangat mungkin dilakukan.

Namun begitu, semua langkah darurat itu ibarat obat pereda. Solusi utamanya tetap satu: membuka kembali Selat Hormuz untuk pelayaran normal. Jalur sempit itulah urat nadi pasokan energi global.

"Selama jalur tersebut belum kembali normal, gangguan pasokan akan terus berlangsung,"

tegas Birol.

Jadi, semua mata kini tertuju ke sana. Ke selat yang menjadi penentu stabilitas energi dan mungkin juga ekonomi dunia dalam beberapa bulan mendatang.

Editor: Novita Rachma


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar