Beberapa bank sentral besar udah mulai bersuara. European Central Bank dan Bank of England, misalnya, sudah kasih sinyal kemungkinan naikkan suku bunga tahun ini. Federal Reserve sih belum ngasih indikasi kenaikan, tapi pasar udah mulai mengurangi harapan untuk pemotongan suku bunga dalam waktu dekat.
Menurut para analis, sentimen pasar sekarang lebih didorong sama ketakutan akan inflasi yang bandel, bukan aliran dana mencari perlindungan dari risiko geopolitik. Jadi, fokusnya udah bergeser.
Gak cuma emas, logam mulia lain ikut-ikutan melemah. Perak turun 0,4 persen, sementara platinum melemah 0,6 persen. Suasana pasarnya memang lagi berat untuk komoditas jenis ini.
Meski begitu, dalam jangka panjang, fundamental emas masih dianggap kuat kok. Hanya saja, untuk beberapa waktu ke depan, pergerakannya masih akan dibayangi dua hal: inflasi tinggi dan sikap bank sentral global yang makin hati-hati bahkan cenderung hawkish.
Artikel Terkait
Ketegangan AS-Iran Dongkrak Dolar, Pasar Waspadai Inflasi dan Suku Bunga
IEA Peringatkan Kerusakan Aset Energi di Timur Tengah Picu Krisis Global
Harga Emas Antam Turun Rp50 Ribu per Gram Pasca-Lebaran, Galeri24 dan UBS Stabil
Harga Emas Antam Turun Rp50 Ribu per Gram, Galeri24 dan UBS Stabil