Dampak terhadap pendapatan diperkirakan sangat kecil, begitu pula efeknya pada struktur pembiayaan. Intinya, perusahaan merasa ini adalah langkah yang aman.
"Pelaksanaan buyback tidak akan mengganggu kegiatan usaha maupun prospek pertumbuhan perusahaan dan dapat membantu menstabilkan harga saham perseroan di tengah volatilitas pasar,"
Begitu penjelasan manajemen dalam keterbukaan informasi yang dirilis Senin lalu. Langkah ini seperti upaya untuk merawat kepercayaan investor, sekaligus menahan laju penurunan di saat pasar sedang gamang.
Artikel Terkait
BRI Salurkan Kredit Rp4 Triliun ke Dua Anak Usaha Golden Energy Mines
Anggaran Program Makan Bergizi Gratis 2026 Belum Dipangkas Pemerintah
IHSG Anjlok 1,61%, Sentimen Jual Dominasi Pasar
Merdeka Gold Jual Perdana 16 Kg Emas dari Tambang Pani ke Antam