Langkah awal menuju fase komersial akhirnya terwujud. PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) baru saja melakukan penjualan emas perdana dari Tambang Emas Pani. Momen ini, tentu saja, menjadi penanda penting: operasi mereka kini resmi berjalan.
Presiden Direktur perusahaan, Boyke Poerbaya Abidin, membeberkan rinciannya. Penjualan perdana itu dilaksanakan oleh anak usahanya, PT Puncak Emas Tani Sejahtera (PETS), dengan pembeli PT Aneka Tambang Tbk (Antam).
"Volume yang terjual mencapai 16,0597 kilogram, atau setara dengan 516,287 ounces," jelas Boyke.
Menurutnya, transaksi ini bukan sekadar jual-beli biasa. Ini adalah realisasi dari kerja sama strategis yang telah dijalin Grup Merdeka dengan Antam.
"Ini bagian dari Gold Sales and Purchase Agreement (GSPA) untuk mendukung penyerapan produksi emas dalam negeri. Sekaligus, upaya memperkuat integrasi rantai pasok nasional," tambahnya dalam keterangan tertulis yang diterbitkan Senin (16/3/2026).
Di sisi lain, kabar baik tak cuma datang dari penjualan. Seiring dimulainya produksi, basis cadangan perusahaan juga melonjak signifikan. Per 31 Desember 2025, estimasi terbaru menunjukkan total Ore Reserves atau Cadangan Bijih mereka membengkak jadi 203,1 juta ton.
Kadar rata-ratanya 0,79 gram per ton bijih, yang artinya terkandung sekitar 5,2 juta ounces emas di dalamnya. Angka yang cukup fantastis.
Artikel Terkait
IHSG Anjlok 1,61%, Sentimen Jual Dominasi Pasar
Rupiah Tembus Rp17.000 per Dolar AS, Dipicu Ketegangan di Selat Hormuz
Tiga Emiten Emas RI Masuk Indeks Global GDXJ, Respons Pasar Beragam
IHSG Anjlok ke Bawah 7.000, Dihantui Eskalasi Konflik Timur Tengah