Merdeka Gold Jual Perdana 16 Kg Emas dari Tambang Pani ke Antam

- Senin, 16 Maret 2026 | 16:20 WIB
Merdeka Gold Jual Perdana 16 Kg Emas dari Tambang Pani ke Antam

Langkah awal menuju fase komersial akhirnya terwujud. PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) baru saja melakukan penjualan emas perdana dari Tambang Emas Pani. Momen ini, tentu saja, menjadi penanda penting: operasi mereka kini resmi berjalan.

Presiden Direktur perusahaan, Boyke Poerbaya Abidin, membeberkan rinciannya. Penjualan perdana itu dilaksanakan oleh anak usahanya, PT Puncak Emas Tani Sejahtera (PETS), dengan pembeli PT Aneka Tambang Tbk (Antam).

"Volume yang terjual mencapai 16,0597 kilogram, atau setara dengan 516,287 ounces," jelas Boyke.

Menurutnya, transaksi ini bukan sekadar jual-beli biasa. Ini adalah realisasi dari kerja sama strategis yang telah dijalin Grup Merdeka dengan Antam.

"Ini bagian dari Gold Sales and Purchase Agreement (GSPA) untuk mendukung penyerapan produksi emas dalam negeri. Sekaligus, upaya memperkuat integrasi rantai pasok nasional," tambahnya dalam keterangan tertulis yang diterbitkan Senin (16/3/2026).

Di sisi lain, kabar baik tak cuma datang dari penjualan. Seiring dimulainya produksi, basis cadangan perusahaan juga melonjak signifikan. Per 31 Desember 2025, estimasi terbaru menunjukkan total Ore Reserves atau Cadangan Bijih mereka membengkak jadi 203,1 juta ton.

Kadar rata-ratanya 0,79 gram per ton bijih, yang artinya terkandung sekitar 5,2 juta ounces emas di dalamnya. Angka yang cukup fantastis.

Bagi yang awam, Ore Reserves ini adalah bagian dari Sumber Daya Mineral yang sudah dinyatakan layak tambang setelah melalui kajian mendalam, baik secara teknis maupun ekonomi.

Lalu, apa penyebab peningkatan cadangan yang begitu besar?

"Utamanya karena keberhasilan program eksplorasi lanjutan sepanjang 2025," ujar Boyke. "Ditambah pemutakhiran model geologi dan perencanaan tambang yang kami lakukan."

Ke depan, target produksi untuk tahun 2026 sudah ditetapkan. Merdeka Gold mengejar angka antara 100 ribu hingga 115 ribu ounces emas. Target itu akan dicapai dengan mempercepat pengembangan fasilitas pengolahan dan mengoptimalkan operasi di lapangan.

Namun begitu, perusahaan tak berpuas diri. Boyke menegaskan bahwa program eksplorasi di area Pani akan terus digenjot untuk memperluas lagi sumber daya yang ada.

Dukungan peralatan pun disiapkan. Saat ini, sudah ada empat unit diamond drill rigs yang beroperasi di lokasi proyek. Dalam beberapa bulan mendatang, kedatangan peralatan baru sudah dijadwalkan: dua diamond drill rigs lagi plus satu reverse circulation rig.

Dengan tambahan alat berat itu, program pengeboran yang direncanakan lebih dari 32.000 meter tahun ini diharapkan bisa berjalan mulus. Semua bertujuan untuk menguak potensi yang masih tersembunyi di perut bumi Pani.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar