Pasar saham pekan lalu benar-benar menunjukkan dua wajah yang bertolak belakang. Sementara Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpuruk, ada sekelompok saham yang justru melesat dengan kencang. Periode 9 sampai 13 Maret 2026 itu mencatat sebuah fenomena menarik: saham-saham berkapitalisasi kecil ternyata mampu bertahan, bahkan meroket, di tengah tekanan yang melanda pasar secara keseluruhan.
Pemimpin panggungnya adalah PT Alakasa Industrindo Tbk (ALKA). Saham ini benar-benar meledak, melonjak 65,15 persen. Harganya yang semula Rp660 per saham, berhasil ditutup di level Rp1.090. Kenaikan fantastis, bukan main.
Tak sendirian, PT Asia Pramulia Tbk (ASPR) juga menunjukkan performa gemilang. Saham ASPR naik 43,09 persen ke harga Rp176 dari posisi awal pekan di Rp123. Di sisi lain, PT Prasidha Aneka Niaga Tbk (PSDN) tak mau ketinggalan dengan catatan kenaikan 36,27 persen, dari Rp102 menjadi Rp139 per saham.
Masih ada lagi. PT Duta Pertiwi Tbk (DUTI) ikut meramaikan pesta kenaikan ini dengan melonjak 26,75 persen ke level Rp4.880.
Namun begitu, gambaran besarnya justru suram. IHSG anjlok cukup dalam, turun 5,91 persen ke level 7.137,212. Posisinya pekan sebelumnya masih di 7.585,687. Pelemahan ini rupanya diiringi oleh lesunya aktivitas perdagangan. Rata-rata nilai transaksi harian merosot 31,10 persen, cuma Rp17,20 triliun. Volumenya juga ikut menyusut 25,49 persen menjadi 31,55 miliar saham.
Yang cukup mengkhawatirkan, peran investor asing berbalik arah. Setelah pekan sebelumnya membeli bersih sekitar Rp2,23 triliun, pekan ini mereka justru melepas aset dengan nilai net sell mencapai Rp1,56 triliun. Pergeseran sentimen ini jelas memberi tekanan tambahan.
Jadi, meski pasar secara umum lesu, sejumlah emiten berikut berhasil mencetak keuntungan signifikan untuk pemegangnya:
ALKA naik 65,15 persen menjadi Rp1.090
ASPR naik 43,09 persen menjadi Rp176
Artikel Terkait
PANI Suntik Modal ke Tiga Anak Usaha untuk Kembangkan PIK2
Pefindo Tegaskan Peringkat idA+ PT Barito Pacific dengan Prospek Stabil
MEJA Rencanakan Pembagian 372 Juta Saham Bonus dengan Rasio 6:1
MEJA Rencanakan Pembagian Saham Bonus Rp7,45 Miliar dengan Rasio 6:1