Pefindo Tegaskan Peringkat idA+ PT Barito Pacific dengan Prospek Stabil

- Sabtu, 14 Maret 2026 | 13:50 WIB
Pefindo Tegaskan Peringkat idA+ PT Barito Pacific dengan Prospek Stabil

Peringkat idA untuk PT Barito Pacific Tbk (BRPT) kembali ditegaskan oleh Pefindo. Lembaga pemeringkat itu juga mempertahankan peringkat yang sama untuk surat utang perusahaan yang masih beredar. Kabar ini dirilis pada Kamis lalu, 12 Maret 2026.

Yang menarik, prospek peringkatnya dinilai stabil. Artinya, dalam waktu dekat, kecil kemungkinan ada perubahan.

Menurut analis Pefindo, penegasan ini didasari beberapa hal. Posisi pasar di segmen operasi utama BRPT dinilai kuat. Mereka juga mendapat pembagian dividen yang oke dari anak-anak usahanya. Belum lagi, arus pendapatan dari lini energi terbilang stabil dan bisa diandalkan.

Namun begitu, bukan berarti segalanya mulus. Pefindo melihat ada beberapa faktor yang membatasi. Profil keuangan BRPT masih dianggap moderat, alias belum terlalu kuat. Akses perusahaan induk terhadap arus kas operasional anak perusahaannya juga tidak langsung. Ditambah lagi, ada risiko yang melekat pada segmen operasi utama mereka.

"Prospek atas peringkat perusahaan adalah stabil,"

tulis Pefindo dalam laporannya.

Lalu, apa yang bisa mengubah peringkat ini ke depan? Pefindo punya skenarionya.

Peringkat berpeluang naik kalau kinerja BRPT menunjukkan perbaikan. Utamanya, jika profil keuangannya menguat secara berkelanjutan. Upaya menurunkan utang dan kemampuan menghasilkan arus kas yang lebih tinggi dari anak perusahaan akan jadi kunci.

Di sisi lain, ancaman penurunan juga mengintai. Ini bisa terjadi jika profil keuangan justru melemah. Misalnya, karena selisih keuntungan di bisnis petrokimia yang menipis. Atau, kalau utang membengkak lebih dari proyeksi, tapi tidak diimbangi peningkatan arus kas.

"Peringkat juga dapat berada dalam tekanan apabila terdapat pelemahan atas arus kas dari anak-anak usahanya, yang dapat dipicu oleh penurunan pendapatan di sektor petrokimia atau gangguan pada bisnis panas bumi,"

jelas Pefindo lagi.

Keputusan mempertahankan peringkat ini sudah mempertimbangkan dua akuisisi besar BRPT tahun lalu: Aster Chemicals and Energy Pte Ltd pada April 2025 dan Chevron Phillips Singapore Chemicals pada Agustus 2025.

Sebagai informasi, BRPT adalah perusahaan induk di bawah Grup Barito milik konglomerat Prajogo Pangestu. Bisnisnya berjalan di dua jalur utama: petrokimia dan energi terbarukan. Keduanya dijalankan lewat kepemilikan saham mayoritas di dua emiten, yaitu PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (CDIA) dan PT Barito Renewable Energy Tbk (BREN).

Sampai akhir September 2025, struktur kepemilikan saham BRPT masih didominasi keluarga pendiri. Prajogo Pangestu memegang 71,36 persen. Sementara sisanya tersebar di beberapa perusahaan terkait dan publik.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar