JAKARTA – Menjelang puncak arus mudik Lebaran 2026, PT Hutama Karya (Persero) memacu pekerjaan perawatan di sejumlah ruas Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS). Targetnya jelas: memastikan perjalanan pulang kampung berlangsung lancar dan, yang paling penting, aman bagi semua pengguna jalan.
Menurut Hamdani, Pelaksana Harian EVP Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, fokus percepatan ada pada dua ruas yang dinilai strategis. “Kami kerjakan di Tol Terbanggi Besar-Kayu Agung atau Terpeka, dan juga Tol Pekanbaru-Dumai (Permai),” ujarnya dalam keterangan tertulis, Minggu (8/3/2026).
“Pemeliharaan pada titik-titik tersebut ditargetkan rampung sebelum 10 Maret 2026. Percepatan ini merupakan langkah badan usaha jalan tol untuk menjaga standar kualitas layanan jalan tol,” katanya.
Intinya, semua upaya ini dilakukan agar kondisi jalan tetap prima. Dengan begitu, mobilitas masyarakat dan distribusi logistik yang selalu membludak saat Lebaran tidak menemui kendala berarti.
Di lapangan, pekerjaan sudah berjalan. Untuk ruas Permai (Pekanbaru-Dumai), perbaikan terkonsentrasi di dua titik spesifik: sekitar KM 49 dan KM 78. Sementara itu, di ruas Terpeka, penanganan lebih luas, mencakup segmen-segmen dari KM 188 542,50 hingga KM 330 404,00 di Jalur A.
Martin Nababan, Direktur Operasi PT Hakaaston, menegaskan kembali komitmen itu. Fokusnya adalah keandalan jalan.
“Keamanan pengguna jalan adalah prioritas utama kami. Karena itu perbaikan dilakukan lebih awal agar kondisi jalan tetap optimal saat periode mudik,” tegas Martin.
Namun begitu, perusahaan menyadari bahwa pekerjaan ini bisa menimbulkan gangguan. Mereka pun secara terbuka menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin dirasakan pengendara selama proses perawatan berlangsung.
Imbauannya standar tapi krusial: pengguna jalan diminta ekstra waspada. Perhatikan rambu-rambu yang terpasang, dan patuhi arahan petugas di lapangan. Keselamatan, kan, urusan bersama.
Nah, kalau ada yang perlu ditanyakan atau ada keluhan yang ingin disampaikan, masyarakat bisa menghubungi call center ruas tol terkait. Alternatif lain, bisa melalui akun media sosial resmi Hutama Karya. Mereka menjamin semua saluran itu aktif merespons.
Artikel Terkait
IHSG Anjlok 3,38 Persen ke 7.129, Seluruh Sektor Saham Merah
Saham ICBP Anjlok 47% dari Puncak, Sentimen Timur Tengah dan Kenaikan Biaya Bahan Baku Jadi Tekanan
Hua Yan dan Andalan Sakti Inti Batal Negosiasi Akuisisi 51,18% Saham Ansa Land
IHSG Anjlok 3,06 Persen, Lima Hari Beruntun Terkoreksi Imbas Tekanan Jual Saham Konglomerat dan Perbankan