Saham AS Bergerak Terbatas di Tengah Ketegangan Timur Tengah dan Isyarat Diplomasi

- Rabu, 04 Maret 2026 | 23:50 WIB
Saham AS Bergerak Terbatas di Tengah Ketegangan Timur Tengah dan Isyarat Diplomasi

Imbasnya terlihat jelas pada papan perdagangan. Saham-saham di sektor energi langsung terpuruk. ConocoPhillips dan Cheniere Energy masing-masing anjlok 2,8% dan 1,5%. Secara keseluruhan, sektor Energi di S&P 500 merosot 1,8% dan menjadi penyumbang penurunan terbesar hari itu.

Sementara itu, saham-saham pariwisata yang sensitif terhadap harga bahan bakar bakar bergerak tak menentu. American Airlines naik 1,2%, Norwegian Cruise bertahan di posisi stabil. Tapi Carnival dan Delta Air Lines justru tergelincir, turun 1,2% dan 0,8%.

Pada pukul 09:56 pagi waktu setempat, pergerakan indeks utama terpantau beragam. Dow Jones Industrial Average sedikit melemah 33,53 poin (0,07%) ke level 48.467,74. Berbeda dengan Dow, S&P 500 naik 8,59 poin (0,12%) menjadi 6.825,22. Nasdaq Composite bahkan melesat lebih kencang, naik 130,06 poin (0,58%) ke posisi 22.646,75.

Di balik gejolak harian, ada pergeseran ekspektasi yang lebih dalam di kalangan investor. Mereka kini memprediksi penurunan suku bunga 25 basis poin akan mundur dari Juli ke September. Kekhawatiran akan biaya energi yang melambung dan tarif impor AS yang memicu inflasi menjadi alasan utamanya.

Secara teknikal, S&P 500 masih menunjukkan kekuatan dengan mencatatkan enam rekor tertinggi baru dalam 52 minggu terakhir meski juga ada dua rekor terendah baru. Nasdaq lebih volatile, dengan 34 rekor tertinggi dan 44 rekor terendah baru dalam periode yang sama.

Pasar jelas masih menunggu kepastian. Setiap kabar, baik itu bisikan diplomatik atau pernyataan presiden, bisa dengan cepat mengubah arah angin.

Editor: Novita Rachma


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar