PJHB Ganti Galangan Kapal Ketiga, Beralih ke TSU karena Harga Lebih Kompetitif

- Senin, 02 Maret 2026 | 15:15 WIB
PJHB Ganti Galangan Kapal Ketiga, Beralih ke TSU karena Harga Lebih Kompetitif

Lantas, apa yang sebenarnya terjadi dengan ASSI? Rupanya, galangan yang berbasis di Samarinda dan punya fasilitas di Madura itu menaikkan harga. Kenaikan ini membuat PJHB kebingungan, bahkan sampai tidak bisa memulai proses pengajuan gambar teknis ke Biro Klasifikasi Indonesia (BKI). Alhasil, ya kontraknya pindah tangan.

Di sisi lain, perseroan memastikan bahwa seluruh rencana pembangunan kapal dari hasil IPO tetap berjalan sesuai jadwal. Tidak ada yang berubah dari komitmen awal.

Kapal pertama, misalnya, proses pembangunannya sudah berjalan sejak Desember tahun lalu. Target penyelesaiannya sekitar November 2026 nanti. Sedangkan untuk kapal kedua dan ketiga, saat ini masih menunggu persetujuan dari BKI. Begitu lampu hijau dari BKI diberikan, barulah pembangunan fisik benar-benar dimulai.

Sebagai catatan, dalam prospektus IPO-nya, PJHB memang berencana membangun tiga unit kapal Landing Craft Tank (LCT). Total investasinya mencapai Rp163 miliar. Rinciannya, kapal pertama dan ketiga masing-masing menelan biaya Rp57 miliar, sementara kapal kedua sedikit lebih rendah, yaitu Rp53 miliar.

Editor: Melati Kusuma


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar