Puncaknya mungkin terjadi di akhir pekan, Jumat 27 Februari. Federal International Finance mencatatkan obligasi senilai Rp2,5 triliun. Yang istimewa, instrumen ini meraih peringkat tertinggi, AAA(idn), dari Fitch Ratings Indonesia. Lagi-lagi, BRI yang menjadi wali amanatnya.
Tak mau ketinggalan, di hari Jumat yang sama, PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk juga meluncurkan dua produk. Mereka mencatatkan obligasi Rp2 triliun dan sukuk Rp500 miliar. Keduanya meraih peringkat idAAA dan idAAA(sy) dari PEFINDO, dengan BNI sebagai wali amanat.
Kalau dirangkum sejak awal tahun, aktivitas pasar utang ini memang cukup tinggi. Hingga akhir Februari 2026, sudah ada 30 emisi dari 21 emiten yang tercatat di BEI, dengan total nilai tembus Rp28,71 triliun.
Dengan tambahan terbaru ini, gambaran keseluruhannya jadi semakin luas. Sekarang, total obligasi dan sukuk yang tercatat di bursa mencapai 677 emisi. Nilai outstanding-nya melonjak jadi Rp560,01 triliun plus USD134,01 juta, yang diterbitkan oleh 133 emiten.
Dhera Arizona
Artikel Terkait
Saham Indospring Anjlok 49,59%, Pimpin Daftar Top Loser Pekan Lalu
BNBR Cetak Kenaikan 76,86%, Pimpin 10 Saham Top Gainers di Tengah Pelemahan IHSG
IHSG Turun Tipis, Nilai Transaksi Harian Melonjak 25% di Akhir Februari 2026
Wall Street Ditutup Merah Pekan Ini, Indeks AS Catat Penurunan Bulanan Terburuk