S&P DJI Tegaskan Rebalance Indeks Indonesia Tetap Berjalan Maret 2026

- Senin, 16 Februari 2026 | 18:20 WIB
S&P DJI Tegaskan Rebalance Indeks Indonesia Tetap Berjalan Maret 2026

Kekhawatiran tersebut muncul di saat yang sensitif. Regulator pasar modal Indonesia tengah berupaya memulihkan kredibilitas pasar, terutama setelah MSCI memberikan peringatan bahwa Indonesia berisiko diturunkan statusnya dari pasar berkembang (emerging market) menjadi pasar frontier. Sentimen investor juga masih terbebani oleh bayang-bayang kemungkinan penurunan peringkat utang negara.

Sinyal Positif bagi Reformasi Otoritas

Langkah S&P DJI untuk tetap melanjutkan rebalance kuartalan mereka ditanggapi secara positif oleh sejumlah pengamat pasar. Analis melihat ini sebagai sinyal bahwa upaya reformasi yang digalakkan otoritas Indonesia mungkin mulai menunjukkan kemajuan. "Langkah S&P Dow ini memberi sinyal bahwa otoritas Indonesia kemungkinan sedang membuat kemajuan dalam memenuhi tuntutan penyedia indeks," ungkap Nirgunan Tiruchelvam, analis dari Aletheia Capital.

Sejak gejolak di pasar pada Januari lalu, regulator Indonesia memang telah menjanjikan serangkaian reformasi. Komitmen itu ditujukan untuk meningkatkan transparansi dan likuiditas pasar, di antaranya dengan menaikkan persyaratan minimum free float menjadi 15 persen serta memperketat standar keterbukaan informasi perusahaan publik. Keputusan S&P DJI ini diharapkan dapat menjadi angin segar yang membangun kepercayaan, sembari menunggu langkah konkret berikutnya dari para regulator.

Editor: Agus Setiawan


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar