MURIANETWORK.COM - PT Eagle High Plantations Tbk (BWPT) mengumumkan rencana penerbitan obligasi berkelanjutan senilai Rp98,065 miliar untuk memperkuat modal kerja perusahaan. Emiten perkebunan kelapa sawit ini akan menawarkan obligasi dalam tiga seri dengan tenor dan tingkat bunga yang berbeda, mulai dari 370 hari hingga lima tahun. Penawaran umum obligasi tersebut dijadwalkan berlangsung pada akhir Februari 2026.
Alokasi Dana untuk Penguatan Operasional
Dana segar yang dihimpun dari penerbitan obligasi ini, setelah dikurangi biaya emisi, akan dialokasikan sepenuhnya untuk kebutuhan modal kerja. Fokusnya adalah pada penguatan rantai pasok dan operasional kebun.
“Seluruh dana yang diperoleh dari hasil penawaran umum obligasi, setelah dikurangi dengan biaya-biaya emisi terkait, akan digunakan perseroan untuk modal kerja, antara lain pembelian persediaan seperti tandan buah segar dan minyak kelapa sawit, biaya pemeliharaan tanaman menghasilkan seperti pupuk, energi dan bahan bakar, serta biaya overhead,” jelas manajemen perusahaan dalam keterbukaan informasi yang dirilis Kamis (12/2/2026).
Rincian Tenor dan Kupon Bunga
Obligasi yang diterbitkan tanpa warkat ini menawarkan pilihan bagi investor dengan profil risiko dan preferensi jangka waktu yang beragam. Seri A, dengan nilai pokok Rp7,7 miliar, menawarkan bunga tetap 8,25% per tahun dan berjangka waktu pendek, yaitu 370 hari kalender.
Untuk jangka menengah, Seri B ditawarkan dengan pokok Rp85,78 miliar dan kupon tetap 9,75% per tahun, dengan masa jatuh tempo tiga tahun. Sementara itu, Seri C, senilai Rp4,57 miliar, menawarkan imbal hasil tetap tertinggi sebesar 11% per tahun untuk jangka waktu lima tahun.
Artikel Terkait
Wall Street Melonjak Usai Trump Beri Isyarat Perdamaian dengan Iran
MNC Digital Entertainment (MSIN) Targetkan Dual Listing di Bursa Internasional pada 2026
Laba Bersih MNC Digital Entertainment Melonjak 140% Jadi Rp985 Miliar di 2025
Wintermar Hentikan Program Buyback Lebih Cepat, Alihkan Sisa Dana untuk Operasional