Analis Proyeksikan Laba Indosat Naik Didorong Pembentukan FiberCo

- Rabu, 11 Februari 2026 | 22:00 WIB
Analis Proyeksikan Laba Indosat Naik Didorong Pembentukan FiberCo

Prospek laba Indosat (ISAT) untuk tahun 2026 tampaknya cerah. Menurut analis, pertumbuhan laba bersihnya diproyeksikan naik single digit, didorong oleh katalis baru: pembentukan entitas FiberCo.

Transaksi pengalihan jaringan fiber optik itu sendiri diharapkan mendatangkan dana segar sekitar USD700 juta untuk perusahaan. Waktunya diperkirakan sekitar kuartal II atau III tahun 2026. Lumayan besar, bukan?

Riset dari Stockbit yang dirilis Selasa (10/2/2026) menyoroti hal ini. Mereka menilai ISAT punya peluang kuat mempertahankan momentumnya.

Yang menarik, meski nantinya hanya memegang 45% saham di FiberCo, ISAT tetap akan mengendalikan operasionalnya. Artinya, kinerja keuangan FiberCo tak akan dikonsolidasi, namun perusahaan bisa membuka keran pertumbuhan baru di bisnis fiber, terutama untuk layanan fiber-to-the-home (FTTH). Di sisi lain, bisnis baru mereka, GPU-as-a-Service (GPUaaS), juga diandalkan jadi sumber pendapatan masa depan.

Proyeksi ini tentu punya dasar. Sepanjang 2025, kinerja Indosat sudah menunjukkan tren pemulihan yang solid. Pendorong utamanya? Kenaikan ARPU yang cukup kuat.

Editor: Yuliana Sari


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar