tuturnya lagi.
Lalu, bagaimana dengan isu lobi-lobi dari pihak perusahaan? Bahlil membantah keras. Katanya, tidak ada intervensi sama sekali dalam proses evaluasi yang sedang berlangsung.
"Enggak ada, enggak ada. Saya enggak pernah dilobi oleh pihak mana pun. Saya hanya objektif saja,"
pungkas Bahlil, menekankan posisinya sebagai mantan pengusaha dan menteri investasi.
"Dalam berbagai kesempatan saya katakan bahwa pengusaha enggak boleh mengatur negara, tapi negara juga enggak boleh zalim sama pengusaha. Negara membutuhkan pengusaha, pengusaha membutuhkan negara. Ini saling membutuhkan."
Nah, sekarang tinggal menunggu hasil kajiannya. Semuanya berharap keputusan yang diambil nanti bisa adil bagi semua pihak.
Artikel Terkait
Laba Bersih Tjiwi Kimia Turun 7,2% di 2025 Meski Penjualan Stabil
Laba Bersih Hartadinata Abadi Melonjak 121% Jadi Rp979,6 Miliar pada 2025
PT Mulia Industrindo (MLIA) Catat Kerugian Rp4,55 Miliar di 2025
Laba Bersih Darya-Varia Naik 5% di 2025, Didorong Pertumbuhan Pendapatan