MURIANETWORK.COM - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang melanjutkan tren positif pada perdagangan Rabu, 11 Februari 2026. Proyeksi ini muncul setelah indeks ditutup menguat 1,24 persen ke level 8.131 pada sesi sebelumnya, didukung oleh volume pembelian yang meningkat dan berhasil menutup area gap teknis di kisaran 8.025-8.102. Analis dari MNC Sekuritas memberikan pandangan teknis serta sejumlah rekomendasi saham spesifik untuk diperhatikan investor.
Proyeksi Teknis IHSG
Dalam analisisnya, tim dari MNC Sekuritas memandang IHSG masih memiliki ruang untuk bergerak naik. Mereka memproyeksikan potensi penguatan menuju rentang 8.264 hingga 8.440 sebagai bagian dari formasi gelombang Elliott tertentu. Namun, analisis yang sama juga menyiapkan skenario kehati-hatian. Jika indeks bergerak terkoreksi, area 7.922-8.006 dipantau sebagai level support kunci berikutnya.
Secara teknis, level support utama IHSG berada di 7.712 dan 7.547. Sementara itu, resistance atau level penghambat pergerakan naik berada di 8.214 dan 8.354.
Rekomendasi Saham Pilihan Analis
Berdasarkan kerangka analisis tersebut, MNC Sekuritas mengidentifikasi empat emiten yang dinilai menarik untuk dipantau, masing-masing dengan strategi entry, target harga, dan level proteksi yang jelas.
AMMN: Buy on Weakness
Saham AMMN ditutup menguat 3,03 persen ke Rp7.650 dengan dominasi volume pembelian. Pergerakannya telah berhasil menembus kluster rata-rata bergerak (MA) 20 dan 200 hari. Analis memperkirakan saham ini sedang berada dalam fase penguatan impulsif.
"Kami perkirakan, posisi AMMN saat ini sedang berada pada bagian dari wave [iii] dari wave C pada label hitam," jelas analis dalam risetnya.
Rekomendasi masuk adalah pada kisaran Rp7.275-Rp7.500 dengan target harga di Rp7.875 dan Rp8.225. Stoploss diletakkan di bawah Rp7.175.
Artikel Terkait
Puncak Arus Balik Lebaran, Pertamina Siagakan Ribuan SPBU dan Layanan Darurat
Multivision Plus Gelar Rights Issue Rp280 Miliar untuk Ekspansi Bioskop dan Produksi
ABM Investama Fokus Optimalisasi Dua Tambang Andalan di Aceh dan Kalteng
Kemenhub Siaga Penuh Antisipasi Puncak Arus Balik 28-29 Maret 2026