Momen pelantikan ini sekaligus menjadi ajang menunjukkan soliditas dan koordinasi antarlembaga. Ruangan dipenuhi oleh para tokoh kunci sektor keuangan dan moneter. Hadir dalam kesempatan tersebut Gubernur BI Perry Warjiyo, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti, serta pimpinan lembaga seperti LPS, OJK, dan Direktorat Jenderal Pajak.
Kehadiran mereka bukan sekadar formalitas, melainkan sinyal kuat untuk mendukung kolaborasi yang lebih erat antara kebijakan fiskal dan moneter. Suasana ini mencerminkan harapan besar agar Thomas dapat berkontribusi dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional yang menjadi tantangan bersama.
Strategi GERAK untuk Masa Depan
Memasuki tugas barunya, Thomas Djiwandono disebut telah menyiapkan sebuah peta jalan strategis bertajuk "GERAK". Strategi tematik ini dirancang untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang tidak hanya lebih lincah, tetapi juga memiliki daya tahan yang kuat menghadapi gejolak global.
Meski rincian teknis strategi tersebut masih perlu dijelaskan lebih lanjut, penyusunannya menunjukkan pendekatan yang terstruktur dan berorientasi pada hasil. Pelantikan ini pun menandai babak baru dimana koordinasi antarlembaga diharapkan dapat semakin diperkuat untuk mewujudkan target-target ekonomi nasional.
Artikel Terkait
ABM Investama Fokus Optimalisasi Dua Tambang Andalan di Aceh dan Kalteng
Kemenhub Siaga Penuh Antisipasi Puncak Arus Balik 28-29 Maret 2026
IHSG Melemah Tipis, Transaksi Harian Justru Naik 15% Pasca-Lebaran
IHSG Melemah Meski Transaksi Melesat, Aksi Jual Asing Capai Rp22,37 Triliun