Berita seputar pernyataan Presiden Prabowo Subianto soal kelapa sawit jadi salah satu yang ramai dibicarakan hari Senin kemarin. Dia bilang, kelapa sawit itu tanaman ajaib. Tak cuma itu, ada juga wacana soal proyek gentengisasi yang katanya bakal dibiayai APBN. Ini rangkuman ceritanya.
Negara-negara Lain Konon Berebut Minta Pasokan Sawit ke Indonesia
Prabowo menyebut kelapa sawit sebagai 'miracle crop' alias tanaman ajaib. Menurutnya, permintaan dari berbagai penjuru dunia sangat tinggi. Komoditas ini dianggap strategis banget, jadi pondasi untuk swasembada pangan dan energi kita. Belum lagi puluhan produk turunannya yang dipakai di mana-mana, mulai dari industri cat, makanan, sampai produk kebersihan.
"Saya ke dunia, keliling-keliling, hampir semua pemimpin negara minta ke saya. Kami mohon Indonesia, tolong supply kelapa sawit, CPO. Saya ke Mesir, saya ke Pakistan, saya ke Rusia, saya ke Belarus. Di mana-mana, tolong kelapa sawit. Artinya, it's a very strategic commodity," ungkap Prabowo.
Dia juga menekankan peran sentral sawit dalam program biodiesel nasional. Tahun ini, target pencampuran biodiesel dinaikkan jadi 50 persen atau B50. Harapannya jelas: kurangi ketergantungan pada impor BBM dan sediakan energi yang lebih murah buat rakyat.
Di sisi lain, pemerintah juga punya rencana lain. Mereka ingin batasi ekspor limbah sawit, seperti minyak jelantah. Limbah itu rencananya bakal diolah jadi bahan baku avtur dalam negeri. Kalau berhasil, Indonesia berpotensi jadi produsen avtur terbesar di dunia.
Artikel Terkait
Harga Emas Antam Anjlok Drastis, Sentuh Rp 2,8 Juta per Gram
Timah Kolaps 10%, Minyak Tergelincir: Pasar Komoditas Dibanjiri Sinyal Merah
Program Makan Bergizi Indonesia Jadi Sorotan Gedung Putih dan Rockefeller
OJK dan BEI Ajukan Solusi Transparansi untuk Jawab Kekhawatiran MSCI