Banjir Jakarta Surut, Satu Lokasi Masih Tergenang 50 Centimeter
Jakarta, Rabu (19/11) - Hampir seluruh genangan banjir yang melanda Ibu Kota akibat hujan deras pada Selasa (18/11) telah berhasil ditangani. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan hanya tersisa satu Rukun Tetangga (RT) yang masih tergenang air hingga pagi ini.
Lokasi Tergenang Terakhir: Satu-satunya lokasi yang masih terdampak banjir berada di Kelurahan Rawa Buaya, Jakarta Barat. Ketinggian air di lokasi ini dilaporkan mencapai sekitar 50 sentimeter.
Mohamad Yohan, Kepala Pusat Data dan Informasi BPBD DKI Jakarta, mengonfirmasi bahwa luapan Kali Angke menjadi penyebab utama genangan yang masih tersisa di wilayah tersebut.
PERKEMBANGAN STATUS SUNGAI:
- Pos Angke Hulu: Mencapai level Bahaya/Siaga 1 (Selasa, 18/11, pukul 19.00 WIB)
- Pos Sunter Hulu: Meningkat dari Siaga 3 menjadi Siaga 2 (Selasa siang)
- Pintu Air Pasar Ikan: Tercatat pada status Bahaya/Siaga 1 (Rabu, 19/11, pukul 08.00 WIB)
“Jalan tergenang yang sudah surut adalah Jalan R. E. Martadinata RT 001 RW 012 di depan Jakarta International Stadium (JIS),” jelas Yohan, menegaskan kemajuan signifikan dalam penanganan banjir.
Upaya penanganan secara terintegrasi terus dilakukan oleh petugas gabungan dari berbagai instansi, termasuk BPBD, Dinas Sumber Daya Air, Dinas Bina Marga, dan Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan. Operasi lapangan meliputi penyedotan genangan air, pengecekan infrastruktur saluran air, serta distribusi bantuan kebutuhan dasar bagi warga terdampak.
Pemerintah setempat juga mengikutsertakan aparat kelurahan dan kecamatan untuk memastikan koordinasi yang efektif di tingkat komunitas. Dengan upaya terpadu ini, BPBD menargetkan genangan air yang tersisa dapat sepenuhnya surut dalam waktu singkat.
“Genangan ditargetkan untuk surut dalam waktu cepat,” pungkas Yohan, menyampaikan komitmen pemulihan total.
Artikel Terkait
Indonesia Siap Jadi Pusat Dialog Islam Moderat Dunia Lewat Konferensi Imam Masjid Internasional 2026
Andi Taletting Langi Resmi Pimpin IKA Ilmu Politik Unhas, Canangkan Lima Program Prioritas
Petani Papua Siap Bergabung dalam Program Cetak Sawah, Pemerintah Siapkan Anggaran Rp5 Triliun
Guru Besar Hukum UI Kritik Gaya Kepemimpinan Prabowo: Presiden Dinilai Abaikan Peran Teknokrat dan Birokrasi Kemlu