Gelaran Perfume Pop Market 2026 yang berlangsung akhir Januari lalu ternyata tak cuma soal wewangian mewah. Di tengah hiruk-pikuk pameran itu, Bank Mandiri hadir dengan sesuatu yang berbeda: sebuah pengalaman yang mereka sebut Circular Fragrance Experience. Ini adalah bagian dari inisiatif besar mereka, Mandiri Looping for Life, yang jelas-jelas ingin menancapkan komitmennya di ranah praktik berkelanjutan.
Jadi, apa sih yang bisa dilakukan pengunjung? Mereka diajak terjun langsung ke dalam praktik ekonomi sirkular. Caranya? Dengan menukarkan botol parfum kosong yang sudah tak terpakai. Nantinya, botol-botol ini akan mendapat kehidupan baru. Tapi bukan cuma soal menukar. Ada serangkaian aktivitas interaktif yang dirancang untuk membangun kesadaran. Mulai dari menyaksikan proses kreasi parfum, meracik aroma personal, sampai membuat aksesori dari material daur ulang. Intinya, mereka ingin menunjukkan bahwa konsumsi bijak dan pengemasan ramah lingkungan bisa dimulai dari hal-hal yang dekat dengan kita.
Corporate Secretary Bank Mandiri, Adhika Vista, menjelaskan bahwa kehadiran mereka di acara seperti ini punya tujuan yang jelas.
“Melalui Mandiri Looping for Life, kami terus mengembangkan berbagai aktivitas yang mendorong penerapan ekonomi sirkular secara nyata,” ujar Adhika dalam keterangan resminya, Jumat (30/1).
“Sekaligus membuka ruang kolaborasi dengan industri kreatif agar keberlanjutan dapat menjadi bagian dari gaya hidup sehari-hari,” tambahnya.
Menurutnya, inisiatif ini bukan sekadar program corporate social responsibility biasa. Ini adalah upaya konkret untuk melibatkan publik secara langsung. Bahkan, sebagai daya tarik ekstra, pengunjung yang menukarkan sejumlah botol kosong berkesempatan mendapatkan parfum baru secara gratis. Strategi ini cukup jitu untuk mendorong partisipasi aktif sekaligus memberikan pemahaman bahwa langkah awal menuju gaya hidup berkelanjutan bisa dimulai dari kebiasaan sederhana.
Artikel Terkait
Guncangan di OJK: Ketua dan Dua Pejabat Tinggi Mundur Usai Gejolak Pasar
Petinggi OJK Mundur, Tanggung Jawab Moral di Balik Gejolak Pasar Modal
Mahendra Siregar Pamit dari Pucuk OJK, Tanggung Jawab Moral Jadi Alasan
Tiga Pucuk Pimpinan OJK Serahkan Surat Pengunduran Diri