Keputusan mundurnya Iman tentu bukan tanpa sebab. Ini menyusul gejolak pasar yang cukup hebat, di mana Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sampai mengalami trading halt penghentian perdagangan sementara selama dua hari berturut-turut, Rabu dan Kamis lalu.
Menariknya, pernyataan pengunduran diri itu justru disampaikan saat kondisi pasar mulai memulih. Jumat pagi itu, IHSG tercatat menguat 1,77 persen ke level 8.377,92. Suasana di gedung bursa mungkin masih tegang, tapi angka di papan tulis sudah berwarna hijau.
“Walaupun kondisi kita pagi hari ini membaik,” ujar Iman membuka pernyataannya. Suaranya tegas. “Saya ingin menyampaikan statement, dan ini tidak ada tanya-jawab, bahwa saya sebagai Direktur Utama Bursa Efek Indonesia dan sebagai bentuk tanggung jawab saya terhadap apa yang terjadi dua hari kemarin menyatakan mengundurkan diri sebagai Direktur Utama Bursa Efek Indonesia.”
Pernyataan singkat. Langsung ke inti. Lalu selesai, tanpa memberi ruang untuk tanya-jawab. Sebuah akhir yang cepat dari sebuah kepemimpinan yang diuji oleh dua hari yang sangat kelam di pasar modal Indonesia.
Artikel Terkait
Menteri Keuangan Purbaya: Saatnya Serok-Serok Saham di Tengah Koreksi
InJourney Perkuat Ekosistem Pariwisata Terpadu Bali-Nusra Lewat Kolaborasi Regional
Prasetyo Hadi Bantah Keterlibatan Istana dalam Mundurnya Dirut BEI
Pemerintah Pacu Demutualisasi BEI dan Naikkan Free Float, Respons Tekanan Global