Soal teknis pembentukannya, Purbaya menyerahkan sepenuhnya kepada Danantara. Namun, dia punya pesan khusus. Purbaya berharap Danantara tak cuma bermain aman dengan menempatkan dananya di obligasi pemerintah.
“Kalau ke bond kan saya bayar bunga untuk uang dulunya punya saya juga,” ujarnya.
Baginya, langkah yang jauh lebih efektif adalah berinvestasi langsung lewat pembentukan BUMN. Dengan begitu, roda ekonomi bisa digerakkan lebih maksimal. Apalagi, tahun ini Danantara disebut punya ruang likuiditas yang cukup luas untuk bergerak.
“Kalau dia beli bikin BUMN langsung kan akan menggerakkan ekonomi. Justru itu yang diharapkan dari Danantara. Jadi ada value creation yang baru,” tegas Purbaya.
Jadi, dua isu besar ini respons atas MSCI dan peran Danantara menjadi perhatian utama pemerintah saat ini. Langkah OJK di pasar modal tinggal menunggu waktu pengumuman resminya.
Artikel Terkait
BRI Salurkan Kredit Rp4 Triliun ke Dua Anak Usaha Golden Energy Mines
GEMA Gelar Buyback Saham Senilai Rp2 Miliar hingga 2026
Anggaran Program Makan Bergizi Gratis 2026 Belum Dipangkas Pemerintah
IHSG Anjlok 1,61%, Sentimen Jual Dominasi Pasar