Langkah ini, dalam pandangannya, akan memperbaiki penerimaan negara. Hasilnya, fondasi fiskal diharapkan jadi lebih kuat. “Jadi income kita akan makin bagus harusnya, sehingga fondasi fiskal kita nggak masalah lagi. Jadi nggak usah takut,” tambahnya meyakinkan.
Lalu, bagaimana dengan keluhan MSCI soal transparansi data dan keberadaan ‘saham gorengan’? Purbaya memilih menyerahkan rincian teknis perbaikannya kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dia percaya tekanan di pasar ini cuma akan berlangsung singkat. Mungkin dua atau tiga hari saja, sebelum akhirnya semuanya stabil kembali.
Meski indeks tertekan hebat, pandangannya untuk akhir tahun tetap sangat optimis. Bahkan, dia menyebut angka yang cukup fantastis.
“Optimis 10.000, enggak usah takut. Kan akhir tahun kan? To the moon jangan takut. Fondasi kita bagus. Kan saya Menteri Keuangannya,” ucap Purbaya penuh keyakinan.
Untuk meredam kekhawatiran yang masih tersisa, pemerintah bersama OJK rencananya akan memberikan penjelasan lebih detail siang ini. Rapat itu dijadwalkan berlangsung di Bursa Efek Indonesia, ditujukan untuk menjawab pertanyaan investor, baik lokal maupun global, terkait transparansi penghitungan indeks yang diminta MSCI.
Artikel Terkait
Mari Elka Pangestu Desak Pembentukan Badan Khusus untuk Koordinasi Investasi Hijau
Pandu Sjahrir Soroti Ancaman Degradasi Pasar Modal Indonesia
Pemerintah Genjot Koordinasi Jaga Harga Pangan Jelang Ramadan
Menteri Bappenas: Makan Bergizi Gratis Lebih Mendesak Ketimbang Buka Lapangan Kerja