IHSG Kolaps 8% Usai MSCI Bekukan Indeks, BEI Buru Solusi

- Kamis, 29 Januari 2026 | 07:24 WIB
IHSG Kolaps 8% Usai MSCI Bekukan Indeks, BEI Buru Solusi

Dia mengaku sudah berkoordinasi dengan OJK. Purbaya yakin masalah transparansi ini bisa diselesaikan sebelum tenggat waktu Mei. “Jadi ini hanya syok sesaat,” tegasnya.

Soal isu tata kelola pasar, Purbaya mengingatkan bahwa dia sudah lama mendorong perbaikan, terutama untuk memberantas praktik ‘penggorengan’ saham. “Cuma kemarin mereka geraknya agak pelan atau mungkin masih dalam plan mereka,” ujarnya. Di sisi lain, dia menilai fundamental ekonomi Indonesia masih solid dan koordinasi dengan BEI kini semakin baik.

Minta Investor Tetap Tenang

Ketua Umum PAEI, David Sutyanto, punya pandangan menarik. Dia justru melihat momen sulit ini sebagai peluang untuk perbaikan pasar modal nasional.

"Pasar modal Indonesia memiliki fondasi yang kuat, jumlah investor domestik yang terus bertumbuh, fundamental ekonomi yang relatif solid, serta emiten dengan kualitas bisnis yang kompetitif secara regional," kata David.

Menurutnya, tantangannya adalah meningkatkan infrastruktur regulasi dan transparansi data. Koreksi hari ini, baginya, cuma proses penyesuaian pasar biasa.

"Jika momentum ini dimanfaatkan dengan baik, bukan hanya status Indonesia sebagai emerging market yang dapat dipertahankan, tetapi kualitas pasar modal nasional justru dapat meningkat dan semakin dipercaya oleh investor global," imbuhnya.

Analis dari Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Nafan Aji Gusta, sependapat. Pelemahan IHSG ini belum mencerminkan kondisi fundamental ekonomi yang sebenarnya. Pesannya sederhana: jangan panik.

"Dengan adanya penurunan IHSG ini, investor sebaiknya tidak panik dan dapat mempertimbangkan strategi buy on dip," jelas Nafan.


Halaman:

Komentar