Begitu penjelasan manajemen RAJA, Kamis (29/1/2026). Mereka menegaskan, dana untuk aksi ini bersumber dari kas internal. Artinya, tidak ada utang baru atau beban biaya pembiayaan yang akan membebani perusahaan.
Rencananya, program stabilisasi pasar ini bakal berjalan cukup lama. Periode buyback ditetapkan mulai hari ini, 29 Januari, dan akan berlangsung hingga 28 April 2028. Mereka memberi diri waktu lebih dari dua tahun untuk melaksanakan rencana ini.
Di sisi lain, langkah RAJA ini diamati sebagai respons cepat terhadap gejolak. Dengan menyiapkan dana segar dari kas, mereka berusaha meredam sentimen negatif dan menunjukkan kepercayaan diri atas kondisi internal perusahaan. Sekarang, tinggal menunggu bagaimana pasar merespons.
Artikel Terkait
IHSG Terkapar Usai Tamparan MSCI, Investor Asing Kabur Rp6,17 Triliun
Harga Emas Pegadaian Tembus Rp3 Juta per Gram, Ikuti Jejak Antam
Emas Antam Tembus Rp 3,16 Juta per Gram, Pajak Pembeli Dihapus
IHSG Jatuh 8%, BEI Terpaksa Bekukan Perdagangan 30 Menit