Kapolda Metro Jaya Tinjau Kesiapan Mudik di Terminal dan Stasiun Utama

- Minggu, 15 Maret 2026 | 13:30 WIB
Kapolda Metro Jaya Tinjau Kesiapan Mudik di Terminal dan Stasiun Utama

Sabtu (14/3) lalu, Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri blusukan ke sejumlah titik transportasi utama Jakarta. Kunjungannya ini bagian dari pemantauan langsung jelang Operasi Ketupat Jaya 2026. Intinya, dia mau pastikan kesiapan personel dan yang paling penting, rasa aman dan nyaman buat para pemudik.

Ditemani Wakapolda beserta sejumlah pejabat utama, Irjen Asep menyisir lokasi-lokasi vital. Rombongan start dari Terminal Pulo Gebang, lanjut ke Stasiun Pasar Senen dan Gambir, lalu ditutup di Pospam Bundaran HI. Mereka keliling hampir sepanjang sore, mulai sekitar pukul dua siang hingga menjelang maghrib.

“Kami ingin memastikan seluruh rangkaian pengamanan Operasi Ketupat Jaya 2026 berjalan optimal,” ujar Irjen Asep.

“Fokus utama kami adalah pelayanan yang humanis dan memastikan pemudik merasa aman serta nyaman selama di perjalanan.”

Di Terminal Pulo Gebang yang disambangi sekitar pukul 14.45 WIB, suasana cukup ramai. Kapolda tak cuma cek Posko Kesehatan dan uji kelaikan bus, tapi juga menyapa para calon penumpang. Bahkan, dia membagikan cokelat untuk anak-anak dan bingkisan makanan kecil. Ada kehangatan di tengah keriuhan persiapan mudik.

Angkanya cukup signifikan. Catatan hari Jumat (13/3) menunjukkan 4.160 penumpang berangkat dari terminal ini. Sementara sampai Sabtu sore waktu peninjauan, sudah ada tambahan 1.307 orang yang diberangkatkan.

“Puncak arus mudik diprediksi terjadi pada 13 Maret kemarin dan nanti kembali melonjak pada 17 Maret mendatang,” jelas Irjen Asep soal antisipasi.

“Kami siapkan 6.812 personel gabungan untuk mengawal 1.647 titik lokasi pengamanan.”

Dari Jakarta Timur, rombongan meluncur ke Stasiun Pasar Senen. Sekitar pukul empat sore, Kapolda turun mengecek fasilitas, mulai dari ruang laktasi sampai pelayanan kesehatan. Dia bahkan sempat naik ke dalam gerbong kereta, ngobrol langsung dengan beberapa penumpang yang sedang menunggu keberangkatan.

Perjalanan berlanjut ke Stasiun Gambir sejam kemudian. Di sini, situasi dipantau lewat ruang monitor Kepala Stasiun. Tercatat, hari Sabtu itu ada 17.525 penumpang yang berangkat dari Gambir menggunakan 46 rangkaian kereta. Sebagai bentuk apresiasi, di kedua stasiun tadi Kapolda membagikan parcel buah untuk petugas yang berjaga di pos pengamanan.

Peninjauan panjang itu ditutup di Pospam Bundaran HI, tepatnya pukul 17.10 WIB. Selain arus mudik, perhatian juga tertuju pada persiapan menghadapi dua momen besar yang berdekatan: Idul Fitri dan Nyepi.

“Di Bundaran HI, kami pastikan kesiapan personel menghadapi Hari Raya Idul Fitri sekaligus Hari Raya Nyepi,” tegasnya.

“Anggota harus tetap responsif dan siaga mengantisipasi peningkatan aktivitas masyarakat di pusat kota.”

Secara keseluruhan, situasi keamanan dan ketertiban di titik-titik transportasi itu dinilai kondusif. Kapolda juga mengingatkan layanan yang tersedia untuk masyarakat, seperti penitipan kendaraan di tingkat Polres/Polsek dan tentu saja call center 110 untuk keadaan darurat.

Pesan terakhirnya jelas: jajaran Polda Metro Jaya bersama stakeholder terkait bakal terus bekerja maksimal. Tujuannya satu, memastikan perjalanan mudik berjalan lancar dan situasi di Ibu Kota tetap terkendali.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar