Wall Street menutup sesi Rabu dengan pergerakan yang cukup datar. Ini terjadi setelah Federal Reserve, sesuai ekspektasi pasar, memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan. Tapi, suasana konferensi pers pasca-pengumuman justru yang menarik perhatian.
Jerome Powell, sang Ketua The Fed, dengan tegas menolak mengomentari penyelidikan yang dilayangkan pemerintahan Trump terhadap bank sentralnya. Dia sama sekali tak mau menyentuh topik itu.
Padahal, sebelumnya sempat ada sentimen positif. Indeks S&P 500 bahkan sempat melesat dan menembus level psikologis 7.000 poin untuk pertama kalinya tak lama setelah bel pembukaan dibunyikan. Sayangnya, euforia itu tak bertahan lama.
Artikel Terkait
Harga Minyak Melonjak ke Level Tertinggi Empat Bulan, Ketegangan Iran dan Dolar Melemah Jadi Pemicu
Emas Tembus USD 5.400, Ketegangan Global Picu Reli Gila-Gilaan
Badai MSCI Guncang IHSG, Saham Komoditas Jadi Pelindung di Tengah Panik
BCA Siapkan Buyback Rp 5 Triliun, Tunggu Restu Pemegang Saham pada 2026