"Yang berikut adalah kemandirian energi. Kita tahu kita hari ini masih impor BBM kurang lebih sekitar 30 juta lebih kiloliter, baik solar maupun bensin," lanjutnya.
"Dan yang keempat itu adalah swasembada. Pasti kami akan melakukan bertahap dan tujuannya pada akhirnya adalah swasembada."
Badan Nuklir Indonesia Hampir Rampung
Di sisi lain, ada kabar perkembangan soal rencana nuklir. Bahlil menyebut proses pembentukan Nuclear Energy Program Implementation Organization (NEPIO) di Indonesia sudah hampir selesai.
Hanya saja, pembentukannya masih menunggu Peraturan Presiden (Perpres) sebagai landasan hukum. Prosesnya masih berjalan, tapi diharapkan cepat rampung.
"Roadmap-nya sudah selesai dan sekarang tahapan sudah mulai membangun untuk bagaimana kita bekerja sama dengan negara mana," jelas Bahlil.
Organisasinya sendiri, menurut dia, juga hampir rampung dibentuk.
Artikel Terkait
IHSG Tergelincir 8%, Bos Danantara Desak BEI Tanggapi Laporan MSCI
Purbaya Guncang Kemenkeu, 36 Pejabat Eselon II Diganti
Tambang Emas Martabe Beralih ke BUMN Baru di Bawah Danantara
Merger Tiga Anak Usaha Pertamina Mundur ke Februari 2026