Pemerintah kembali menggelar program Magang Nasional di tahun 2026. Kabar ini datang langsung dari Kementerian Ketenagakerjaan, yang menyiapkan kuota cukup besar: 100.000 tempat bagi para fresh graduate atau lulusan baru.
Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, mengonfirmasi hal tersebut lewat keterangan resminya pada Rabu (28/1/2026). "Pemerintah akan kembali membuka kesempatan bagi para lulusan baru pada pertengahan tahun 2026 dengan kapasitas minimal 100 ribu peserta pemagangan," ujarnya.
Menurut Teddy, program ini bukan sekadar formalitas. Ia dirancang untuk memberi manfaat nyata. Peserta bakal dapat pengalaman, sekaligus mengasah keterampilan kerja yang jadi bekal berharga setelah wisuda.
Di sisi lain, ada tujuan strategis di baliknya. Program ini diharap bisa menekan angka pengangguran yang kerap melanda lulusan baru. Selain itu, kompetensi yang diajarkan di kampus bisa lebih selaras dengan kebutuhan riil di lapangan kerja.
Artikel Terkait
IHSG Anjlok 8%, BEI Terpaksa Bekukan Perdagangan
BI Luncurkan Peta Jalan Ekonomi 2025: Optimisme, Komitmen, dan Sinergi Jadi Kunci
Harga Pangan di Tiga Provinsi Terdampak Bencana Mulai Stabil
MSCI Bekukan Perubahan Indeks, IHSG Tergelincir 7 Persen