PT Charli Sentosa Hospital Tbk (RSCH) bersiap mengembangkan sayapnya. Emiten layanan kesehatan ini berencana membuka jaringan rumah sakit baru, salah satunya bakal berada di Kawasan Industri Terpadu Batang, Jawa Tengah. Strategi ini jelas bukan tanpa alasan. Mereka ingin menangkap geliat permintaan layanan kesehatan di wilayah-wilayah industri yang ekonominya terus melejit.
Presiden Direktur RSCH, Junianto, mengungkapkan rencana konkret perusahaan. Tahun ini, mereka akan mulai merealisasikan penambahan jaringan.
"Tahun ini Charli Hospital akan terus menambah jumlah rumah sakit. Kami berharap dapat membangun dua atau tiga rumah sakit ke depannya," ujar Junianto, Rabu (28/1/2025).
Fokusnya? Kawasan industri strategis yang punya basis tenaga kerja besar dan pertumbuhan ekonomi yang menjanjikan, seperti Batang. Pilihannya sangat masuk akal. Soalnya, prospek KIT Batang sendiri sedang sangat cerah. Ada rencana investasi raksasa senilai sekitar Rp364 triliun dari pemerintah Indonesia dan investor China di sana, mencakup beragam sektor manufaktur. Bayangkan saja, gelontoran dana sebesar itu pasti akan mendongkrak populasi pekerja. Dan di mana ada konsentrasi pekerja besar, kebutuhan akan layanan kesehatan yang mumpuni pasti ikut meroket.
Namun begitu, membangun dari nol bukan satu-satunya jalan. Manajemen juga membidik aksi akuisisi rumah sakit lain sebagai strategi anorganik. Tujuannya, mempercepat pertumbuhan jaringan dan perluasan jangkauan. Soal pendanaan, mereka memastikan tidak akan membebani keuangan perusahaan secara berlebihan. Kerja sama dengan investor strategis akan menjadi andalan untuk menjaga fleksibilitas.
Artikel Terkait
IHSG Anjlok 5,91%, Saham FITT Terpangkas Hampir Setengah Nilainya
IHSG Anjlok 5,91%, Saham-Saham Small Cap Justru Melonjak Kencang
Wall Street Turun Terus, Harga Minyak Tembus US$103 Imbas Ketegangan Iran
BEI Cabut Status Papan Khusus untuk NZIA, POLA, dan ZATA Mulai 16 Maret