Nah, pasar sekarang sedang menahan napas menunggu laporan dari raksasa-raksasa teknologi. Kelompok "Magnificent Seven" seperti Microsoft, Apple, Tesla, dan Meta Platforms akan mengumumkan hasil kinerjanya. Selain itu, pernyataan kebijakan moneter Federal Reserve yang dijadwalkan hari Rabu ini juga jadi sorotan utama.
“Kita akan lihat apakah investor sepakat dengan peningkatan belanja modal untuk mengejar mimpi AI. Meta, misalnya, sejauh ini belum benar-benar mendapat imbalan dari peningkatan belanja modalnya,”
kata Art Hogan, ahli strategi pasar di B. Riley Wealth.
Secara global, sentimen terlihat lebih positif. Indeks saham dunia MSCI naik 0,74 persen ke level 1.051,90. Ini adalah penguatan kelima kalinya secara berturut-turut rentetan terpanjang sepanjang tahun ini.
Sementara di Eropa, indeks STOXX 600 ditutup menguat 0,58 persen. Sektor perbankan jadi penyokong utama dengan kenaikan mencapai 1,8 persen, memberikan warna hijau yang cukup mencolok di tengah keraguan di seberang Atlantik.
Artikel Terkait
IHSG Terjun Bebas 6,71%, Rupiah Ikut Melemah di Tengah Sentimen Campur-Campur Asia
Pasar Komoditas Lesu, Harga Timah Anjlok 4,55 Persen
BELL Bidik Pertumbuhan 8 Persen, Andalkan Produk Unik dan Pesanan Khusus
Badai Musim Dingin AS Pukul Produksi Minyak, Harga Melonjak 3 Persen