Menjelang 2026, PT Astra Graphia Tbk (ASGR) punya rencana ambisius. Mereka tak cuma mau bertahan, tapi memperkuat bisnis intinya. Caranya? Dengan mendalami solusi percetakan digital dan membidik segmen aplikasi yang punya nilai tambah tinggi. Strategi ini jelas ingin mengokohkan portofolio mereka yang berbasis teknologi.
Nah, sebagai langkah nyata, perusahaan baru saja meluncurkan sebuah mesin canggih: Fujifilm Revoria Press™ PC2120. Kehadirannya ini dimaksudkan untuk melengkapi lini solusi percetakan digital yang sudah ada. Targetnya jelas, yaitu pelanggan dengan kebutuhan cetak khusus yang mungkin selama ini belum terpenuhi.
Mesin ini bukan printer biasa. Ia menggunakan empat warna standar CMYK plus dua toner warna spesial. Kombinasi itu memungkinkan reproduksi warna yang jauh lebih kaya dan luas. Yang menarik, mesin ini juga dibekali fitur otomatisasi berbasis kecerdasan buatan atau AI. Tujuannya sederhana: mendongkrak efisiensi proses produksi pelanggan.
Direktur PT Astra Graphia Tbk, King Iriawan Sutanto, memberikan penjelasan.
"Peluncuran produk ini sejalan dengan arah kami di 2026. Fokusnya pada penguatan portofolio solusi, membantu produktivitas pelanggan, dan tentu saja, mengembangkan pasar percetakan digital lebih dalam," ujarnya.
Artikel Terkait
Komisi XI DPR Sepakati Thomas Djiwandono Jadi Deputi Gubernur BI
Thomas Djiwandono Usung Strategi Gerak BI untuk Pacu Pertumbuhan Inklusif
Dari Kartu Telepon ke Cloud: Mengenal JAST, Emiten yang Sahamnya Melonjak 34%
KEK Dijadikan Katalis, IBC Pacu Manufaktur Indonesia di Forum Ekonomi 2026