PT Bahtera Bumi Raya Tbk, atau PGJO, baru saja menggelontorkan dana segar ke anak perusahaannya. Tujuannya jelas: mendongkrak pengembangan bisnis PT Mega Mitra Marine (MMM).
Menurut keterbukaan informasi yang dirilis Senin lalu, modal ditempatkan dan disetor di MMM kini melonjak jadi Rp5,1 miliar. Angka itu tercapai lewat penerbitan 500.000 lembar saham baru.
Nah, yang menarik, seluruh saham baru tadi diborong habis oleh PGJO. Alhasil, struktur pengendalian perusahaan atas MMM tetap tak berubah. PGJO masih memegang kendali penuh.
Manajemen PGJO sendiri mengakui transaksi ini sebagai transaksi afiliasi. Wajar saja, sebab kepemilikan saham PGJO di MMM sudah nyaris sempurna, mencapai 99,9 persen.
Karena sifatnya yang afiliasi dan material, transaksi penyertaan modal ini pun mendapat pengecualian. Artinya, PGJO tak perlu repot-repot mengantongi pendapat kewajaran atau bahkan persetujuan dari RUPS. Prosedurnya jadi lebih ringkas.
Lantas, buat apa saja dana segar yang mencapai miliaran rupiah itu akan dipakai?
Rencananya, semua akan dialirkan untuk membesarkan Mega Mitra Marine. Mulai dari mendanai ekspansi bisnis, menutupi biaya operasional harian, memenuhi kebutuhan modal kerja, sampai membiayai berbagai keperluan pendukung operasi lainnya.
Harapannya sih sederhana. Dengan modal yang lebih kuat, kapasitas operasional MMM bisa langsung terangkat. Pada akhirnya, kontribusi anak usaha ini terhadap kinerja keuangan induknya, PGJO, diharapkan bisa lebih optimal ke depannya.
(DESI ANGRIANI)
Artikel Terkait
Harga Emas di Pegadaian Kompak Turun, UBS Paling Dalam Terkoreksi Rp54.000 per Gram
CBRE Tunggu Efektif OJK, Rights Issue Ditargetkan Rampung Juni 2026
RCLO Putuskan Tidak Bagikan Dividen 2025, Laba Ditahan Demi Perkuat Bisnis Pasca-IPO
IPCC Bagikan Dividen Rp205,21 Miliar untuk Tahun Buku 2025, Naik 26 Persen