Portugal Kalahkan Nigeria 2-1, Penampilan Ronaldo Justru Tuai Kritik Tajam

- Kamis, 11 Juni 2026 | 10:00 WIB
Portugal Kalahkan Nigeria 2-1, Penampilan Ronaldo Justru Tuai Kritik Tajam

Laga uji coba internasional antara Portugal dan Nigeria di Stadion Dr. Magalhaes Pessoa, Leiria, Kamis dini hari WIB, menyisakan ironi. Tim tuan rumah memang sukses menundukkan tamunya dengan skor 2-1, namun kemenangan itu tidak sepenuhnya mampu menutupi kekhawatiran akan performa Cristiano Ronaldo yang justru menuai kritik tajam.

Sejak menit pertama, Ronaldo dipercaya mengisi pos ujung tombak. Namun, alih-alih menjadi pahlawan, megabintang berusia 40 tahun itu justru membuang sejumlah peluang emas. Pada menit kesembilan, ia gagal memanfaatkan posisi ideal di depan gawang Nigeria setelah tembakannya melenceng tipis ke sisi kanan. Kesempatan berikutnya datang pada menit ke-21, tetapi percobaan dari luar kotak penalti kembali melayang jauh dari sasaran.

Portugal akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-23 melalui aksi Pedro Neto yang sukses menuntaskan serangan dari dalam kotak penalti. Namun, Ronaldo kembali gagal menambah keunggulan. Sundulannya pada menit ke-34, yang merupakan hasil sepak pojok Bruno Fernandes, masih melintas tipis di atas mistar gawang.

Keunggulan Portugal tidak bertahan lama. Nigeria menyamakan kedudukan pada menit ke-37 melalui gol Akor Adam, yang memaksa skor tetap 1-1 hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Ronaldo kembali mendapat peluang emas pada menit ke-50. Namun, tembakannya dari posisi sangat menjanjikan justru melambung jauh hingga mengarah ke tribun penonton. Dua belas menit berselang, ia kembali gagal melewati bek terakhir Nigeria saat berada di depan kotak penalti. Peluang itu menjadi yang terakhir bagi Ronaldo sebelum pelatih menariknya keluar pada menit ke-64.

Saat Ronaldo sudah meninggalkan lapangan, Portugal akhirnya memastikan kemenangan. Francisco Conceicao tampil sebagai pembeda lewat gol cantik pada menit ke-75 yang membawa tim tuan rumah unggul 2-1. Skor tersebut bertahan hingga pertandingan usai.

Dengan Piala Dunia 2026 yang semakin dekat, ketajaman Ronaldo menjadi sorotan utama. Publik menuntut sang kapten segera menemukan kembali sentuhan terbaiknya agar mampu memimpin Portugal bersaing di panggung sepak bola dunia.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar