Sementara itu, pada Desember 2022 jumlah aset tidak lancarnya hanya sebesar Rp3,6 triliun.
Jadi, secara keseluruhan jumlah aset perusahaan ini sebesar Rp5,3 triliun.
Sedangkan tahun lalu, jumlah aset CITA secara keseluruhan sebesar Rp5,2 triliun.
Alami kenaikan jumlah aset, PT Cita Mineral Investindo Tbk mengumumkan telah meraih dana pinjaman.
Hal tersebut telah diumumkan manajemen CITA dalam keterbukaan informasi di BEI pada Oktober 2023.
Perusahaan ini telah menandatangani akta perubahan dan pernyataan kembali ketiga sehubungan dengan perjanjian kredit.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: innalar.com
Artikel Terkait
BRI Salurkan Kredit Rp4 Triliun ke Dua Anak Usaha Golden Energy Mines
GEMA Gelar Buyback Saham Senilai Rp2 Miliar hingga 2026
Anggaran Program Makan Bergizi Gratis 2026 Belum Dipangkas Pemerintah
IHSG Anjlok 1,61%, Sentimen Jual Dominasi Pasar