Nah, soal kepemilikan, laporan bulanan ke bursa per akhir Januari 2026 memberikan gambaran yang jelas.
Pengendali utama saham GOLF adalah PT Bali Pecatu Graha, dengan kepemilikan mencapai 17,24 miliar saham. Angka itu setara dengan 88,49 persen dari total saham yang beredar.
Sisanya, sekitar 10 persen atau 1,95 miliar saham, dipegang oleh publik.
Dan ujung dari rantai kepemilikan itu, sang penerima manfaat akhir, adalah Hutomo Mandala Putra.
Perusahaan ini baru saja melantai di bursa pada 2024 lalu. Kala itu, mereka melepas 1,95 miliar saham dengan harga penawaran Rp200 per lembar, berhasil mengumpulkan dana segar sekitar Rp390 miliar.
Jadi, itulah sekelumit profil dan kepemilikan di balik saham GOLF yang sedang ramai diperbincangkan.
Artikel Terkait
RMKE Catat Lonjakan Operasional dan Perkuat Kerja Sama di Awal 2026
IHSG Dibuka Menguat 0,59%, Mayoritas Sektor Catatkan Kenaikan
IEA Siapkan Pelepasan Cadangan Minyak Terbesar, Bursa Asia Merespons Positif
Harga Emas Antam Naik Rp40.000 per Gram, Sentuh Rp3,08 Juta