Pasar saham Indonesia pagi ini terlihat suram. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terjun bebas, tepatnya anjlok 148 poin atau sekitar 1,65 persen. Angkanya menyentuh level 8.844 pada pukul 10:25 WIB, Jumat (23/1).
Kerugiannya merata. Dari sekian banyak saham yang diperdagangkan, 593 di antaranya tercatat berguguran. Posisi terdepan ditempati oleh saham Bersama Zatta Jaya (ZATA), yang harganya terpangkas 14,52 persen ke level 106 rupiah per saham.
Indeks LQ45, yang kerap jadi acuan saham-saham likuid, juga tak bisa berkutik. Indeks ini melemah 0,70 persen ke posisi 868. Kalau dilihat dari pergerakannya, hanya 118 saham yang berhasil naik. Jauh tertinggal dibandingkan 593 saham yang terpuruk, sementara 87 lainnya stagnan di tempat.
Menurut data yang beredar, aktivitas perdagangan pagi ini cukup sibuk. Frekuensi transaksi tercatat 1,64 juta kali dengan volume perdagangan mencapai 28,84 miliar saham. Nilai transaksinya? Tidak main-main, sekitar Rp 14,07 triliun.
Selain ZATA, beberapa emiten lain juga mengalami pukulan berat. Saham Petrosea (PTRO) ikut anjlok 14,39 persen ke 9.225. Tak ketinggalan, Daaz Bara Lestari (DAAZ) merosot tajam 12,91 persen ke 3.980. Sanurhasta Mitra (MINA) pun tak luput, turun 12,63 persen ke 498 rupiah per saham. Suasana pasar benar-benar didominasi warna merah.
Artikel Terkait
IHSG Tumbang 41 Poin, Sektor Kesehatan Jadi Penyelamat di Tengah Bencana Merah
Diam-Diam Menguat, Saham AADI dan ADMR Torehkan Kenaikan Fantastis
Hutomo Mandala Putra: Sosok di Balik Saham GOLF yang Melonjak 75%
Bulog Siapkan 100 Gudang Baru untuk Wujudkan Cadangan Beras 4 Juta Ton