tambah Prabowo dengan penuh keyakinan.
Namun begitu, stabilitas ini jelas bukan sesuatu yang datang tiba-tiba. Prabowo menegaskan, ketangguhan itu dibangun dari pilihan-pilihan strategis yang konsisten. Indonesia, katanya, lebih memilih jalan persatuan dan kolaborasi ketimbang perpecahan.
“Kami, Indonesia, telah dan akan selalu memilih persatuan daripada perpecahan, memilih persahabatan dan kolaborasi daripada konfrontasi, dan selalu memilih persahabatan daripada permusuhan. Kredibilitas kami, yang diperoleh dengan susah payah selama bertahun-tahun, telah dijaga,”
pungkasnya menutup pidato.
Pujian dari IMF itu seperti angin segar. Tapi yang jelas, semua mata kini tertuju pada bagaimana Indonesia mempertahankan momentum "titik terang" ini ke depannya.
Artikel Terkait
Tabungan Raksasa Melonjak, Nasabah Kecil Tertinggal: LPS Buka Data Ketimpangan
IHSG Tergelincir 115 Poin, Sektor Kesehatan Jadi Penyelamat di Tengah Bantingan Saham
IHSG Tergelincir, Saham Emas Justru Melonjak di Tengah Rekor Harga Dunia
SewakantorCBD.com Klaim Punya Solusi Atasi Pusing Cari Kantor di Jakarta