UNTR Siapkan Rp2 Triliun untuk Tahan Laju Saham yang Terperosok

- Kamis, 22 Januari 2026 | 09:00 WIB
UNTR Siapkan Rp2 Triliun untuk Tahan Laju Saham yang Terperosok

"Dalam pelaksanaannya, perseroan akan menggunakan dana internal," tegas manajemen.

Ini bukan kali pertama UNTR melakukan buyback. Sebelumnya, mereka baru saja mengakhiri program serupa yang berjalan dari akhir Oktober 2025 hingga Januari 2026. Saat itu, mereka membeli kembali sekitar 8,5 juta saham dan hampir menghabiskan anggaran Rp2 triliun yang disiapkan. Harga rata-ratanya sekitar Rp29.188 per lembar.

Karena dana yang tersisa tinggal Rp9,7 juta, mereka pun memutuskan menghentikan program buyback yang lama lebih awal, tepatnya pada 14 Januari 2025. Nah, dengan pengumuman program baru senilai Rp2 triliun ini, jelas UNTR ingin menunjukkan sinyal kuat kepada pasar. Mereka berusaha meredam kepanikan dan menunjukkan bahwa perusahaan masih punya daya tahan yang baik di tengah gejolak.

Langkah ini tentu akan disorot ketat oleh pelaku pasar dalam beberapa hari ke depan. Apakah cukup untuk mengembalikan kepercayaan dan membalikkan sentimen? Waktu yang akan menjawab.


Halaman:

Komentar