Di tengah salju yang menyelimuti Davos, Presiden AS Donald Trump tampil di hadapan para elite global. Rabu (21/1) lalu, dalam Forum Ekonomi Dunia atau WEF, ia tak ragu memamerkan capaian ekonomi negaranya selama setahun terakhir. Menurutnya, kondisi AS sedang sangat kuat.
“Kemarin tepat satu tahun pelantikan saya,” ujarnya, dengan nada khasnya yang percaya diri.
“Dan hari ini, setelah 12 bulan kembali di Gedung Putih, ekonomi kita berkembang pesat. Pertumbuhan meledak, produktivitas meningkat, investasi melambung. Pendapatan naik. Inflasi turun.”
Pidatonya, yang dikutip Bloomberg, penuh dengan sorotan angka dan klaim keberhasilan. Tapi Trump tak berhenti di situ. Ia kemudian mengalihkan perhatian ke seberang Atlantik, dengan kritik yang cukup tajam untuk Eropa. Baginya, kebijakan liberal yang dijalankan di sana justru membuat benua itu tertinggal.
“Amerika Serikat adalah mesin ekonomi planet ini,” tegasnya. “Kalau Amerika maju, dunia ikut maju. Sejarah membuktikan, ketika kami terpuruk, semuanya jadi lebih buruk.”
Ia menyayangkan arah yang ditempuh Eropa. “Saya mencintai Eropa, dan saya ingin melihatnya berkembang dengan baik. Tapi sayangnya, mereka tidak menuju ke arah yang benar.”
Menurut Trump, perubahan besar sedang terjadi di Eropa. Imigrasi massal dan fokus berlebihan pada energi hijau dua hal yang sering ia kecam menjadi penyebabnya. Ia bahkan berkomentar, beberapa wilayah di sana kini sudah tak lagi bisa dikenali.
Di sisi lain, forum bergengsi ini juga ia manfaatkan untuk memperkuat citra populernya. Trump menyebut rencana kebijakannya yang akan menekan kelompok-kelompok kuat dalam negeri. Wall Street, perusahaan investasi, sampai para pengembang dan perusahaan asuransi kesehatan masuk dalam daftarnya.
Meski begitu, ia sadar betul Davos adalah kumpulan para elite. Namun begitu, Trump terlihat menikmati panggungnya.
“Senang rasanya bisa kembali ke Davos yang indah, di Swiss ini,” ujarnya, menyisipkan sedikit pujian.
“Berpidato di hadapan para pemimpin bisnis yang dihormati, banyak teman, beberapa musuh, dan semua tamu terhormat.”
Artikel Terkait
Accola Sport Centre Serpong Dibangun di Lahan 1,4 Hektare, Targetkan Operasional September 2026
Laporan JP Morgan: Indonesia Peringkat Kedua Dunia untuk Ketahanan Energi
Garuda Indonesia Pangkas Kerugian Hampir 40% di Kuartal I 2026
BEI Soroti Rencana Dividen Rp564 Miliar MDS Retailing, Ekuitas Dikhawatirkan Negatif