Pertemuan antara dua menteri di Kantor Kementerian Keuangan, Selasa lalu, berlangsung cukup intens. Hampir dua jam lamanya, Menteri Koordinator Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa duduk bersama. Fokusnya jelas: bagaimana mendorong proyek-proyek infrastruktur vital sekaligus menangani dampak bencana yang baru-baru ini melanda.
Dari pembicaraan itu, setidaknya muncul empat prioritas utama yang akan digenjot. Rehabilitasi pascabencana di sejumlah wilayah Sumatera jadi yang pertama. Lalu, ada pembahasan serius soal restrukturisasi finansial Kereta Cepat Jakarta-Bandung atau KCIC. Tak ketinggalan, proyek pengamanan Pantura Jawa dan akselerasi program perumahan rakyat juga masuk dalam daftar.
Menanggapi kebutuhan mendesak di Aceh, Sumut, dan Sumbar, Menkeu Purbaya konon sudah memberikan sinyal positif. Jaminan ketersediaan anggaran untuk rekonstruksi infrastruktur dasar dan hunian warga dikatakan sudah ada.
"Prinsipnya kementerian keuangan tadi disampaikan oleh Pak Purbaya, prinsipnya akan siap untuk memberikan dukungan dari sisi keuangan," ujar AHY usai pertemuan.
Ia menambahkan, "Apalagi untuk segera menanggulangi kerusakan infrastruktur dan juga rumah-rumah yang tadi saya sampaikan."
Di sisi lain, soal perumahan rakyat juga dapat perhatian khusus. Kedua menteri dikabarkan tengah menggodok skema pembiayaan untuk mengejar target renovasi dan pembangunan yang disebut akan meningkat signifikan.
Artikel Terkait
Kemenperin Godok Aturan Baru untuk Permudah IKM Akses Bahan Baku Impor
Manajemen UDNG Bantah Isu Akuisisi, Fokus Ekspansi Tambak Udang
POSCO International Tawar Rp4,93 Triliun untuk Kuasai Saham Prime Agri Resources
JMA Syariah Tak Perlu Khawatir, Modal Rp127 Miliar Sudah Lampaui Batas OJK