IHSG kembali mencatatkan sejarah. Pada perdagangan Senin kemarin, indeks berhasil ditutup di level 9.133,87, naik 58 poin lebih dan sekaligus mencetak rekor tertinggi baru sepanjang masa. Pencapaian ini sekaligus menandai berakhirnya fase koreksi jangka pendek yang sempat terjadi. Level 9.000 pun kini tampak kokoh sebagai penyangga baru.
Nah, untuk hari Selasa ini, proyeksi para analis tetap optimis. Indeks Harga Saham Gabungan diprediksi melanjutkan penguatan, dengan kisaran pergerakan diperkirakan antara 9.040 dan 9.200.
William Hartanto, Technical Analyst WH Project, dalam riset hariannya menyoroti bahwa secara teknikal, IHSG telah menyelesaikan pengujian di area support.
"Kami memproyeksikan hari ini IHSG berpotensi bergerak menguat dalam range 9.040-9.200," tulisnya.
Memang, pergerakan di sesi sebelumnya sempat beragam. Aksi ambil untung jangka pendek terjadi, tapi tekanan jualnya tidak terlalu kuat. William menilai fase profit taking yang singkat itu sudah berakhir.
Artikel Terkait
Harga CPO Melonjak 8% dalam Seminggu, Terbesar Sejak November 2024
Lonjakan Harga Minyak Global Gagal Dongkrak Sektor Energi di Tengah Amukan IHSG
Menkeu Tegaskan THR Karyawan Swasta Tetap Kena Pajak, Sarankan Protes ke Perusahaan
Emas Rebound di Akhir Pekan, Tapi Catat Penurunan Mingguan Pertama dalam Lima Pekan