Di sisi lain, ALII juga tak lupa berinvestasi untuk perkembangan usahanya. Perusahaan menggelontorkan dana sebesar Rp181,4 miliar hanya untuk menambah armada tongkang sungai. Belanja modal lain-lainnya menyerap sekitar Rp30 miliar lagi.
Jadi, bisa dibilang dana IPO yang hampir Rp850 miliar itu kini hampir habis terpakai. Fokusnya dua: memperbaiki laporan keuangan dengan membayar utang dan sekaligus menggenjot ekspansi operasional di lapangan.
(DESI ANGRIANI)
Artikel Terkait
Dana IPO RATU Rp212 Miliar Ludes, Terbesar Disuntikkan ke Anak Usaha
KKP Siapkan Ribuan Sertifikat untuk Jaga Ekspor Udang ke AS
Prospek ASRI 2026: Laba Bersih Diproyeksikan Melonjak Lima Kali Lipat
Emas Siap Cetak Rekor, Sentimen Global Pacu Harga ke Rp 2,8 Juta