Di sisi lain, ALII juga tak lupa berinvestasi untuk perkembangan usahanya. Perusahaan menggelontorkan dana sebesar Rp181,4 miliar hanya untuk menambah armada tongkang sungai. Belanja modal lain-lainnya menyerap sekitar Rp30 miliar lagi.
Jadi, bisa dibilang dana IPO yang hampir Rp850 miliar itu kini hampir habis terpakai. Fokusnya dua: memperbaiki laporan keuangan dengan membayar utang dan sekaligus menggenjot ekspansi operasional di lapangan.
(DESI ANGRIANI)
Artikel Terkait
Analis: Ketegangan Geopolitik Picu Pelemahan IHSG, Sektor Energi Jadi Peluang
OJK Bekuk Rp14,5 Triliun dari Dugaan Manipulasi IPO dan Transaksi Semu Saham BEBS
Saham AS Beragam di Tengah Ketegangan Timur Tengah dan Upaya Diplomasi Iran
Wall Street Bergoyang di Tengah Ketegangan Iran dan Sinyal Diplomatik Samar