Nilai transaksi sebesar Rp9,65 triliun itu turun jika dibandingkan dengan Kamis (18 Januari 2024) sebesar Rp10,80 triliun.
Sedangkan volume perdagangan saham di BEI akhir pekan ini adalah sebanyak 154,88 juta lot.
Baca Juga: Mahasiswi Meninggal Dunia Usai Tertabrak Truk di Jombang Jawa Timur, Diduga Menghindari Genangan Air
Volume transaksi sebanyak 154,88 juta lot saham itupun menurun cukup tajam dibanding 197,14 juta lot hari Kamis kemarin.
Bursa efek atau pasar saham di kawasan Asia serempak menguat pada perdagangan Jumat ini.
Penguatan bursa saham di kawasan Asia itu terjadi seiring aksi beli saham produsen chip mancanegara.
Baca Juga: Menanam Tanaman Produktif di Lahan Kritis, BRI Grow & Green Berdayakan Dua Kelompok Tani di Bali
Indeks MSCI di bursa saham Asia-Pasifik tidak termasuk pasar modal Jepang bergerak naik sebesar 1,0 persen.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: hallo.id
Artikel Terkait
Astra Lanjutkan Bantuan Tahap Kedua untuk Korban Banjir Bandang Sumatra
OJK Pastikan Stabilitas Sektor Keuangan Nasional Bertahan Hingga 2025
Durian Beku Indonesia Resmi Pecah Pasar China
IHSG Melaju ke 9.000, Saham RLCO Melonjak 25%