Corporate Secretary SOCI, Paula Marlina, angkat bicara. Dalam keterbukaan informasi yang dirilis Rabu (14/1/2026), ia menegaskan bahwa pihak manajemen tidak punya kendali atas gejolak harga di pasar.
“Pergerakan harga saham Perseroan di pasar merupakan hasil dari mekanisme pasar dan berada di luar kendali Perseroan,” ujarnya.
Paula juga memastikan, bisnis tetap berjalan normal. Segala aktivitas operasional, baik di bidang pelayaran maupun galangan kapal, tidak mengalami gangguan. Manajemen pun diklaim tetap fokus menjaga kinerja dan kesehatan keuangan perusahaan untuk jangka panjang.
Intinya, suspensi ini diyakini tidak akan memberi dampak material. Baik dari sisi operasional, hukum, maupun kondisi keuangan, semuanya dinyatakan aman-aman saja. Namun begitu, langkah BEI ini tentu menyisakan pertanyaan bagi para investor. Mereka kini menunggu, bagaimana saham SOCI akan bergerak setelah masa suspensi berakhir dan mekanisme FCA diterapkan.
Artikel Terkait
GTSI Ekspansi Armada Tangkap Peluang Kenaikan Tarif LNG Imbas Konflik Iran
IHSG Anjlok 2,65% Imbas Ketegangan Iran-Israel, Sektor Energi Melonjak
PJHB Ganti Galangan Kapal Ketiga, Beralih ke TSU karena Harga Lebih Kompetitif
Sido Muncul Catat Laba Bersih Rp1,23 Triliun di 2025 Didorong Ekspor yang Melonjak 31%