Iran punya pemimpin sementara. Menyusul tragedi pembunuhan Ayatollah Ali Khamenei, Dewan Penentu Kebijakan negara itu akhirnya mengambil langkah. Mereka menunjuk seorang ulama senior, Ayatollah Alireza Arafi, untuk masuk ke dalam Dewan Kepemimpinan Sementara yang akan memegang kendali negara.
Kabarnya, penunjukan ini diumumkan langsung lewat unggahan di platform X oleh juru bicara dewan, Mohsen Dehnavi.
"Dewan Penentu Kebijakan telah memilih Ayatollah Alireza Arafi sebagai anggota dewan kepemimpinan sementara," tulisnya.
Nah, dalam struktur sementara ini, Arafi tak bekerja sendirian. Dia akan memimpin bersama dua nama lain yang sudah tak asing: Presiden Masoud Pezeshkian dan Kepala Kehakiman Gholamhossein Mohseni Ejei. Tugas mereka jelas, memandu Iran melewati masa transisi yang pelik ini.
"Dewan Sementara akan memimpin negara hingga Majelis Pakar memilih pemimpin tetap sesegera mungkin," tambah Dehnavi dalam pernyataannya.
Artikel Terkait
Perbasi Peringatkan Masyarakat Soal Maraknya Penipuan Atas Nama Organisasi
Gus Yahya Kutuk Serangan AS-Israel ke Iran, Desak Indonesia Ambil Peran Mediasi
Gempa Magnitudo 5,0 dan 5,1 Guncang Maluku Barat Daya dan Laut Banda, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami
Trump Buka Kemungkinan Kirim Pasukan Darat ke Iran Jika Terpilih Kembali