Sebuah mobil Porsche Cayenne hitam dengan pelat dinas Kementerian Pertahanan sempat jadi sorotan. Mobil itu ditindak di kawasan Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Rabu kemarin. Yang menarik, ternyata mobil mewah itu tak tercatat sebagai aset resmi Kemhan.
Lewat akun Instagramnya, Kemhan RI mengklarifikasi hal ini. Mereka menyebut hasil penelusuran administrasi menunjukkan fakta yang mengejutkan.
"Berdasarkan hasil penelusuran administrasi, kendaraan tersebut tidak terdaftar sebagai inventaris resmi Kemhan dan penggunaan plat nomor dinas dimaksud tidak sesuai peruntukannya," tulis pernyataan resmi mereka, Kamis (29/1/2026).
Pelat dinas yang terpasang adalah nopol 50212-00. Saat ditindak, pengemudinya langsung ditangani oleh satpam Lanud Halim. Mereka lalu berkoordinasi dengan Setprov Kemhan untuk memastikan status kendaraan itu.
Alur ceritanya kemudian bergerak cepat. Kemhan menyatakan bahwa baik mobil maupun pengemudinya sudah diserahkan ke Polres Metro Jakarta Timur untuk diproses lebih lanjut. "Selanjutnya pengemudi beserta kendaraan diserahkan kepada Polres Metro Jakarta Timur untuk diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku," begitu bunyi pernyataan mereka.
Namun begitu, masih ada kabut tebal menyelimuti kasus ini. Siapa sebenarnya pengemudi Porsche itu? Apa motifnya menggunakan pelat dinas Kemhan? Pertanyaan-pertanyaan itu masih menggantung, belum ada jawaban yang jelas.
Kemhan sendiri, lewat pernyataannya, berusaha menegaskan komitmennya. Mereka menyatakan akan menjaga ketertiban administrasi dan mendukung penindakan tegas terhadap penyalahgunaan atribut dinas. Semua itu, kata mereka, demi menjaga integritas institusi dan kepercayaan publik.
Lalu, bagaimana tindak lanjut dari kepolisian? Sejauh ini, Polres Metro Jakarta Timur masih tutup mulut. Upaya redaksi untuk mendapatkan konfirmasi belum juga membuahkan hasil hingga berita ini diturunkan. Semua pihak kini menunggu perkembangan selanjutnya dari proses hukum yang sedang berjalan.
Artikel Terkait
Kemenimipas Serahkan 23 Pegawai ke Polisi dan BNN sejak Akhir 2024
Pemkot Yogyakarta Siapkan 15 Daycare Alternatif dan Pendampingan Psikolog untuk 104 Anak Korban Kekerasan
Wamendagri: Damkar, Satpol PP, dan Linmas Garda Depan Jaga Ketertiban dan Perlindungan Masyarakat
Mobil Terbalik di Tol Jagorawi Usai Serempet Mobil Lain, Diduga Sopir Mengantuk