murianetwork.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) merosot pada perdagangan Jumat (19 Januari 2024).
Penurunan IHSG pada penutupan perdagangan hari ini dituturkan dalam laporan riset Premier Sekuritas edisi hari yang sama.
Indeks utama Bursa Efek Indonesia (BEI) itu turun sebesar 26 poin (0,35 persen) pada saat penutupan bursa ke level 7.227.
Pada saat yang bersamaan di BEI Jakarta, nilai transaksi saham secara keseluruhan adalah sebesar Rp9,65 triliun.
Nilai transaksi sebesar Rp9,65 triliun itu turun jika dibandingkan dengan Kamis (18 Januari 2024) sebesar Rp10,80 triliun.
Sedangkan volume perdagangan saham di BEI akhir pekan ini adalah sebanyak 154,88 juta lot.
Baca Juga: Mahasiswi Meninggal Dunia Usai Tertabrak Truk di Jombang Jawa Timur, Diduga Menghindari Genangan Air
Volume transaksi sebanyak 154,88 juta lot saham itupun menurun cukup tajam dibanding 197,14 juta lot hari Kamis kemarin.
Bursa efek atau pasar saham di kawasan Asia serempak menguat pada perdagangan Jumat ini.
Penguatan bursa saham di kawasan Asia itu terjadi seiring aksi beli saham produsen chip mancanegara.
Baca Juga: Menanam Tanaman Produktif di Lahan Kritis, BRI Grow & Green Berdayakan Dua Kelompok Tani di Bali
Indeks MSCI di bursa saham Asia-Pasifik tidak termasuk pasar modal Jepang bergerak naik sebesar 1,0 persen.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: hallo.id
Artikel Terkait
Rupiah Terperosok ke Rp17.885, Tertekan Geopolitik Global dan Kebijakan Dagang AS
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp25.000 per Gram, Buyback Ikut Melemah
IHSG Diproyeksikan Rebound Hari Ini Usai Tertekan Aksi Jual Asing Akibat Rebalancing MSCI
BGN Intensifkan Validasi Data Penerima Program Makan Bergizi Gratis