IHSG menutup pekan dengan catatan hijau. Pada Jumat (9/1/2026), indeks saham gabungan kita berhasil menguat, melanjutkan tren positif dari sesi-sesi sebelumnya. Penguatan pekan lalu memang tipis, hanya 0,13 persen, tapi cukup untuk mendorong indeks ke posisi 8.936. Yang menarik, tekanan jual yang selama ini menghantui pasar terlihat mulai mereda.
Lalu, bagaimana prospek untuk awal pekan ini? Tim riset MNC Sekuritas punya pandangan yang cukup optimis. Mereka memproyeksikan IHSG akan melanjutkan penguatan di pembukaan perdagangan Senin (12/1/2026).
Analisis mereka didasarkan pada pola gelombang atau wave.
"Saat ini, posisi IHSG diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave (v) dari wave [iii], sehingga dapat dicermati area penguatan pada rentang 9,030-9,077,"
begitu penjelasan dari laporan MNCS Daily Scope Wave yang dirilis Minggu (11/1/2026).
Namun begitu, optimisme itu tetap dibarengi dengan kewaspadaan. MNC Sekuritas tidak menampik skenario lain yang mungkin terjadi. Mereka mengingatkan bahwa potensi koreksi masih mengintai, terutama jika momentum penguatan tak bisa bertahan.
"Waspadai akan adanya koreksi yang diperkirakan menguji 8,843-8,904,"
tambah mereka dalam laporan yang sama.
Secara teknis, level-level kunci pun sudah dipetakan. Untuk perdagangan besok, support utama IHSG berada di kisaran 8,867 dan 8,806. Sementara itu, resistance yang perlu ditembus untuk konfirmasi penguatan lebih lanjut ada di level 8,996 dan 9,030. Jadi, meski sinyal cenderung positif, pergerakannya masih perlu diawasi ketat di sekitar area-area kritis tersebut.
Artikel Terkait
Tempo Scan Bagikan Dividen Rp676,48 Miliar untuk Tahun Buku 2025
Pabrik Amonia Banggai Kembali Beroperasi Penuh Usai Pemeliharaan Terjadwal
BI Naikkan Suku Bunga Jadi 5,50 Persen dan Beri Insentif Baru untuk Tarik Arus Modal Asing
SOFA Akuisisi 10 Persen Saham Perusahaan Pengelola Sampah Energi Milik Zhejiang Weiming