Di sisi lain, untuk komoditas bauksit, Antam mengerahkan tenaga di tiga wilayah Kalimantan Barat: Tayan, Landak, serta Mempawah-Toho. Metodenya beragam. Di Tayan dan Mempawah-Toho, ada pembuatan sumur uji atau test pit yang dilanjutkan dengan analisis kimia. Sementara di Landak, kegiatan lebih difokuskan pada identifikasi lahan awal sebelum pembuatan sumur uji dan pemetaan.
Semua kerja lapangan yang terlihat fisik ini sebenarnya didukung oleh sistem yang canggih. Menurut laporan, Unit Geomin Antam menjalankan eksplorasi secara terintegrasi. Artinya, ada gabungan antara survei area, teknologi geofisika, pengeboran, hingga analisis laboratorium. Semua data itu kemudian diolah dengan perhitungan cadangan dan dimasukkan ke dalam Sistem Informasi Geografis (GIS) mereka. Jadi, bukan sekadar menggali, tapi juga menghitung dengan teliti.
Pada intinya, semua usaha dan anggaran yang tidak sedikit ini punya satu tujuan utama: memastikan kecukupan cadangan mineral strategis perusahaan untuk masa depan. Itu kuncinya.
(Dhera Arizona)
Artikel Terkait
Harga CPO Anjlok 6% dalam Seminggu, Pasar Khawatir Produksi Musiman Kalahkan Permintaan
Zyrex Dapat Kredit Rp178,8 Miliar dari Bank Permata untuk Ekspansi
Harga Emas Antam Naik Tipis, Buyback Melonjak Lebih Signifikan
IHSG Melonjak 6%, Namun 10 Saham Ini Anjlok Lebih dari 10%