IHSG Melonjak 6%, Namun 10 Saham Ini Anjlok Lebih dari 10%

- Sabtu, 11 April 2026 | 09:15 WIB
IHSG Melonjak 6%, Namun 10 Saham Ini Anjlok Lebih dari 10%

Pasar saham Indonesia pekan lalu ditutup dengan catatan hijau yang cukup menggembirakan. IHSG meroket lebih dari 6 persen, menembus level 7.458. Volume dan nilai transaksi harian pun ikut naik signifikan, menandakan sentimen yang cukup panas di bursa.

Tapi di balik tren positif itu, ada cerita lain yang tersembunyi. Sejumlah saham justru terperosok dalam dan tercatat sebagai "top losers" untuk periode 6-10 April 2026. Mereka ini seperti penumpang yang terlempar dari kereta yang sedang melaju kencang.

Yang paling terpukul adalah PT Chemstar Indonesia Tbk (CHEM). Saham emiten bahan kimia untuk tekstil itu anjlok tajam, kehilangan hampir 28,5 persen dari nilainya dan terparkir di harga Rp982.

Data BEI per Sabtu (11/4) menunjukkan, CHEM tidak sendirian. Setidaknya ada sembilan saham lain yang ikut merasakan tekanan jual yang cukup berat. Penurunan mereka bervariasi, mulai dari yang masih di atas 20 persen hingga yang sekitar 10 persen.

Berikut daftar lengkapnya:

PT Alakasa Industrindo Tbk (ALKA) menyusut 20,99 persen ke Rp7.153.

PT Danasupra Erapacific Tbk (DEFI) melemah 16,67 persen ke Rp504.

PT LCK Global Kedaton Tbk (LCKM) tergelincir 14,29 persen ke Rp845.

PT MD Entertainment Tbk (FILM) juga tak luput, terkoreksi 14,09 persen ke posisi Rp2.500.

Lalu ada PT Jobubu Jarum Minahasa Tbk (BEER) yang tertekan 12,74 persen ke Rp1.377.

PT Sumber Energi Andalan Tbk (ITMA) melemah 12,61 persen ke Rp1.940.

PT Citra Buana Prasida Tbk (CBPE) meluncur 11,67 persen ke Rp318.

PT Nusantara Sawit Sejahtera Tbk (NSSS) berkurang 11,25 persen ke Rp710.

Dan terakhir, PT Trimitra Prawara Goldland Tbk (ATAP) menutup daftar dengan penurunan 10,53 persen ke Rp408.

Jadi, meski pasar secara keseluruhan bergairah, kinerja individual tiap saham bisa sangat berbeda. Pekan ini menjadi pengingat bahwa dalam euforia, selalu ada yang tertinggal.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar